Wongbodhojournalist โAtas nama Pendiri Pondok Pesantren Khozainul Ulum, sekaligus Ketua Laskar Sabilillah โ Pendiri Wong Bodho Pondok Mburi, kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap kebijakan kontroversial dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).PBNU โ bukan NU โ baru saja mencetak sejarah:Maklumat larangan kader NU bergabung dengan PWI Laskar Sabilillah.Sebuah keputusan tergesa-gesa yang tidak hanya keliru, tapi juga memalukan dalam sejarah panjang NU berdiri.
๐งญ NU Itu Tawazun, Bukan TergopohKenapa kami katakan PBNU, bukan NU?Karena NU adalah nilai.NU adalah Tawazun (berimbang), Tawasuth (moderat), dan Taโdil (adil).Sementara langkah PBNU hari ini, jauh dari itu semua.Maklumat yang dikeluarkan tidak lahir dari musyawarah akal sehat, tapi dari kegugupan elit yang takut pada keberanian santri kultural.Kami, santri pinggiran, melihat dengan jelas:PBNU sedang bertindak gegabah, membabi-buta.Bukan karena cinta, tapi karena panik.
๐ Kami Tak Akan Tunduk Pada Kekeliruan Kalimat ini mungkin keras, tapi perlu disampaikan:
“Putusan hakim menghilangkan silang pendapat” โ ุญูููู ู ุงููุญุงููู ู ููุฑูููุนู ุงููุฎููุงูู
Namun kali ini, mohon maaf, kami tidak bisa tunduk.Bukan karena kami memberontak. Tapi karena kami waras.
Jika PBNU โ yang kini lebih sibuk menjaga kuasa daripada menjaga warisan ulama โ mengeluarkan kebijakan salah, maka kebijakan itu wajib dikritik.Dan kami hanya mengamalkan dawuh agung Mbah KH Asโad Syamsul Arifin:
โJangan ikuti PBNU jika dia salah.โ
โ๐ผ PWI Laskar Sabilillah Tidak Akan MundurLarangan dari PBNU tidak akan menyurutkan langkah kami.Justru makin mempertegas siapa yang ikhlas menjaga NU dan siapa yang hanya menumpang nama NU.PWI Laskar Sabilillah lahir bukan dari dekrit kekuasaan, tapi dari jerit sejarah.Kami hadir bukan untuk melawan NU, tapi menyelamatkan NU dari kelalaiannya sendiri.Dan kami tegaskan:Kami akan tetap berdiri di barisan Wali Songo,Bersama marwah ulama,Bersama para santri pinggiran,Bersama NU yang sejati โ bukan NU yang dibajak oleh kekuasaan.
๐ Kami bukan musuh NU. Tapi kami bukan budak PBNU.
๐Wong bodho mungkin tak punya gelar. Tapi kami masih punya nurani.Dan nurani itu kini berkata:> “PBNU telah keliru. Dan sejarah tak akan pernah melupakannya.”



