Scroll Untuk Membaca Berita
Nasional

Silaturahim dan Klarifikasi Antara Komandan Laskar Sabilillah Jatim dan Ketua DPW Ansor Jatim: Luruskan Kesalahpahaman Soal PWI

×

Silaturahim dan Klarifikasi Antara Komandan Laskar Sabilillah Jatim dan Ketua DPW Ansor Jatim: Luruskan Kesalahpahaman Soal PWI

Share this article

Surabaya, 30 Mei 2025 dini hari — Dalam semangat ukhuwah dan menjaga marwah organisasi, Muhammad Sukhoiri, Komandan Laskar Sabilillah Jawa Timur yang akrab disapa “Wong Bodho”, melakukan silaturahim langsung dengan Ketua DPW GP Ansor Jawa Timur, Gus Sakhoiri. Pertemuan ini berlangsung hangat dan penuh keakraban di tengah malam, menjadi ruang penting untuk meluruskan sejumlah kesalahpahaman yang sebelumnya muncul di publik.

Dalam pernyataannya, Muhammad Sukhoiri menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut:

“Alhamdulillah, pada tanggal 30 dini hari ini saya dikasih kesempatan oleh Allah untuk bersilaturahim dengan Gus Sahril. Kami dipertemukan melalui jalan yang barokah ini, dan saya bersyukur bisa menyampaikan langsung klarifikasi kepada beliau.”

Dalam perbincangan tersebut, terungkap bahwa Gus Sahril sebelumnya tidak mengetahui secara mendalam permasalahan yang sempat mencuat. Ia hanya melihat keberadaan banner PWI dalam sebuah acara di Masjid Rahmat, Kembang Kuning Surabaya, pada tanggal 5, dan tidak mengetahui latar belakang serta status PWI Jawa Timur saat itu.

“Gus Sahril menyampaikan bahwa beliau hanya melihat banner PWI. Beliau tidak mengetahui bahwa PWI Jatim pada saat itu sudah dibekukan, dan kegiatan tersebut bukanlah kegiatan resmi dari PWI Jatim.”

Dalam kesempatan itu, Gus Sahril menambahkan:

“Saya tidak ada urusan dengan PWI, tetapi saya perlu menjaga marwahnya Rois. Prinsipnya, jangan menyeret-nyeret nama besar Islam apalagi sampai memakai kata-kata kasar. Ini soal menjaga etika dan kehormatan bersama.”

Keduanya sepakat bahwa tidak ada permasalahan antara GP Ansor dan PWI, dan bahwa isu ini perlu diluruskan agar tidak menjadi polemik di kalangan akar rumput.

“Saya mohon kepada teman-teman di bawah, baik dari PWI, Laskar Sabilillah, maupun Banser dan Ansor, untuk tidak terprovokasi. Dari pihak Ansor tidak ada masalah dengan PWI, dan tidak ada tekanan apa pun dalam pernyataan Gus Sakhoiri sebelumnya.”

Muhammad Sukhoiri menutup pernyataannya dengan harapan agar silaturahim ini bisa menjadi awal dari komunikasi yang lebih sehat dan konstruktif antar-elemen umat Islam di Jawa Timur.

“Mudah-mudahan jalinan silaturahim ini bisa kita lanjutkan di kesempatan dan waktu yang lain. Dan insya Allah Gus Sahril nanti bisa hadir di acara-acara kami berikutnya.”

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *